ketika kodrat mengalahkan ambisi

yah. itu yang gw rasakan beberapa hari yang lalu.
ketika air mata selama setahun hampir membuahkan hasil yang menggembirakan.
tapi tetap saja air mata itu tidak kunjung terbendung.
namun kali ini bukan disebabkan oleh hal yang bisa bernegosiasi dengan kita.
melainkan karena kodrat saya sebagai manusia yang tidak bisa diubah walau bagaimanapun juga.

lalu kalau begini salah siapa.
air
mata gw udah bener2 habis se habis2nya begitu menyadari hal ini.rasanya
air mata yang udh gw keluarkan selama setahun ini kok gak membuahkan
senyum juga.
gw menyadari karena hal ini gak bisa dikompromikan maupun dibenahi.gw harus berpasrah kepada nasib.
memang
setiap manusia memiliki kekurangan.
namun kalau kekurangan itu
menghambat mencapai cita-cita kita selama ini, apa harus menerima
kekurangan itu??
memang sulit untuk menerimanya.apalagi sebagai manusia.

namun.apakah masih ada kesempatan bagi saya untuk mencapai ambisi dan cita-cita saya.
ato mending jadi kadaver aja menghadapi semua ini.
huhm.. never know.
hanya
dapat berharap.agar suatu saat nanti di dunia ada tempat bagi
orang-orang dengan kasus seperti gw.sehingga orang-orang seperti gw
tidak diunder estimate - kan karena kodrat yang kita terima.
 

Leave a Reply